RDTR Kebumen: Petanahan Jadi Industri, Ayah Fokus Wisata

oleh -4 Dilihat

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi memaparkan arah pengembangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk wilayah Kecamatan Petanahan dan Kecamatan Ayah. Pemaparan strategis ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (29/9/2026). Langkah ini diambil guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemetaan wilayah yang lebih terstruktur dan terarah.

Petanahan sebagai Sentra Ekonomi dan Industri Baru

Dalam rencana tata ruang yang dipaparkan, Kecamatan Petanahan diproyeksikan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri baru di Kabupaten Kebumen. Wilayah ini dinilai memiliki potensi geografis yang sangat strategis, terutama dengan adanya akses Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan berbagai kota penting di Pulau Jawa. Infrastruktur transportasi yang memadai ini menjadi modal utama untuk menarik minat para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

banner 336x280

Pengembangan Petanahan sebagai kawasan industri akan difokuskan pada sektor-sektor yang ramah lingkungan dan padat karya. Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk memfasilitasi kemudahan perizinan bagi para pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di wilayah ini. Dengan adanya kepastian hukum melalui RDTR, diharapkan proses investasi dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Selain sektor industri manufaktur ringan, Petanahan juga akan diarahkan untuk mendukung sektor pengolahan hasil pertanian dan perikanan. Mengingat Kebumen memiliki potensi agraris dan maritim yang melimpah, keberadaan kawasan industri di Petanahan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi produk-produk lokal sebelum dipasarkan ke luar daerah atau diekspor. Hal ini juga akan memperkuat posisi tawar para petani dan nelayan setempat dalam rantai pasok modern.

Kecamatan Ayah Difokuskan pada Pariwisata Berkelanjutan

Berbeda dengan Petanahan yang diarahkan pada sektor industri, Kecamatan Ayah akan difokuskan sepenuhnya sebagai kawasan pariwisata unggulan. Wilayah Ayah memang sudah lama dikenal memiliki keindahan alam yang luar biasa, mulai dari pantai-pantai eksotis seperti Pantai Menganti, Pantai Logending, hingga kawasan karst yang unik dan bernilai ekologis tinggi. Melalui RDTR yang baru, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pengembangan pariwisata di Ayah dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Fokus utama pembangunan di Kecamatan Ayah adalah menjaga keseimbangan antara eksploitasi wisata dan pelestarian lingkungan hidup. Pemerintah Kabupaten Kebumen akan membatasi pembangunan infrastruktur skala besar yang berpotensi merusak ekosistem alam, khususnya di kawasan lindung dan karst. Sebaliknya, pengembangan akan diarahkan pada konsep ekowisata (ecotourism) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal melalui program desa wisata.

Dengan penataan ruang yang lebih rapi, fasilitas penunjang pariwisata seperti penginapan, pusat kuliner, dan sarana transportasi di Kecamatan Ayah akan ditata sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kekumuhan. Langkah penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung, memperpanjang durasi tinggal (length of stay) mereka di Kebumen, serta meningkatkan pendapatan sektor jasa pariwisata daerah.

Percepatan RDTR untuk Kemudahan Investasi

Penyusunan RDTR yang komprehensif ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mempercepat integrasi tata ruang dengan sistem Online Single Submission (OSS). Dengan adanya RDTR yang terdigitalisasi, para calon investor dapat langsung mengetahui kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang secara instan. Hal ini akan memangkas birokrasi yang selama ini sering menjadi hambatan utama dalam realisasi investasi di berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa komitmen bersama yang ditandatangani di Jakarta ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan Kebumen. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta sangat diperlukan agar rencana tata ruang ini tidak hanya menjadi dokumen di atas kertas, melainkan dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan demi kesejahteraan masyarakat.

Melalui pembagian peran yang jelas antara Petanahan sebagai pusat industri dan Ayah sebagai pusat pariwisata, Kabupaten Kebumen diharapkan mampu menciptakan struktur ekonomi yang seimbang dan tangguh. Langkah strategis ini diyakini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan pekerjaan baru yang lebih luas bagi masyarakat Kebumen di masa depan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *