Sempat Mangsa Ternak Warga, Macan Kumbang Terluka Masuk Rumah di Bawang Batang Berhasil Dievakuasi

oleh -184 Dilihat

ASLIBATANG.COM, BATANG – Warga Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, geger usai seekor macan kumbang berukuran cukup besar mendadak masuk ke permukiman penduduk, Rabu (12/8/2026) pagi.

Satwa langka yang dilindungi tersebut sempat mengamuk dan memangsa ternak milik warga sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan serta dievakuasi oleh tim gabungan.

banner 336x280

Laporan keberadaan satwa pemangsa ini pertama kali diterima oleh jajaran Polsek Bawang sekitar pukul 05.30 WIB.

Macan kumbang berbulu hitam tersebut diketahui menyelinap masuk ke area pemukiman lalu memangsa puluhan ternak ayam dan marmut milik Turyono (RT 16/RW 03), warga setempat.

Kepung Rumah Warga Demi Keselamatan

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono melalui Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto membenarkan adanya insiden masuknya satwa liar tersebut.

Usai menerima laporan warga yang panik, personel Polsek Bawang langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area bersama anggota Koramil, Trantib, Perhutani, relawan, serta warga desa.

“Petugas di lapangan mengamankan lokasi dan mengurung macan kumbang yang masuk ke dalam rumah milik Bapak Turyono dengan cara menutup seluruh akses pintu rumah,” terang AKP Slamet Riyanto, Rabu (12/8/2026).

Langkah pengurungan ini dilakukan agar macan kumbang tidak kabur memicu kepanikan warga yang lebih luas di pemukiman padat tersebut.

Dilumpuhkan Menggunakan Tembakan Bius Tim Ahli

Proses evakuasi dramatis ini melibatkan tim gabungan dari BKSDA Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Rimbawanto, tim Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan drh. Bowo, Damkar, BPBD Batang, hingga jajaran Muspika Bawang.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim ahli medis dan konservasi tiba di lokasi kejadian lalu bersiap mengambil langkah eksekusi pembiusan.

Satwa pemangsa tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan secara terukur menggunakan tembakan obat bius dan langsung dimasukkan ke dalam kandang evakuasi khusus sekitar pukul 11.30 WIB.

Kaki Macan Kumbang Alami Luka

Petugas menduga penyebab macan kumbang tersebut nekat nekat turun gunung dan menerobos permukiman warga karena kondisi fisiknya yang terganggu.

“Dugaan sementara, macan kumbang tersebut turun ke pemukiman warga untuk mencari makan karena salah satu kakinya mengalami luka, sehingga kesulitan beradaptasi mencari makanan di alam liar,” ungkap AKP Slamet.

Saat ini macan kumbang tersebut telah dibawa untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan sebelum nantinya dilepasliarkan kembali.

Seluruh proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada korban luka baik dari pihak warga maupun petugas lapangan. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *