Sambut Libur Nataru 2027, Proyek Perbaikan Jalur Pantura Batang-Pekalongan Dikebut BBPJN

oleh -14 Dilihat

ASLIBATANG.COM, BATANG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY bergerak cepat mematangkan infrastruktur jalan nasional di wilayah Jalur Pantura.

Pekerjaan preservasi dan perbaikan jalan nasional di wilayah Kabupaten Batang hingga Pekalongan dipastikan terus dikebut menjelang pergerakan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027.

banner 336x280

Langkah percepatan ini dilakukan guna menggenjot kemantapan jalan serta menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan saat melintasi jalur utama Pantai Utara Jawa tersebut.

Sebagaimana diketahui, Jalur Pantura Batang-Pekalongan merupakan perlintasan vital dan urat nadi transportasi yang menampung tingginya pergerakan kendaraan pribadi maupun moda angkutan barang logistik antarkota.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Jawa Tengah BBPJN Jateng-DIY, Ridwan Umbara, menegaskan bahwa seluruh tim pekerjaan konstruksi saat ini tengah mengoptimalkan pengerjaan di sejumlah titik strategis.

Pihaknya menargetkan seluruh penanganan jalan yang telah direncanakan dapat tuntas secara optimal sebelum dilaksanakannya operasi pengamanan Nataru.

Capaian Perkerasan Beton dan Rencana Leveling Aspal

Hingga Selasa (3/11/2026), realisasi pekerjaan perkerasan beton (rigid pavement) di sepanjang rute perlintasan nasional telah menembus angka 7.151 meter.

Capaian tersebut terdistribusi di beberapa ruas titik rawan, dengan rincian perbaikan ruas Batang-Kendal sepanjang 6.043,5 meter, Jalan Jenderal Sudirman Batang sepanjang 428 meter, dan Jalan Dr. Sutomo Pekalongan sepanjang 679,5 meter.

Tak hanya capaian tersebut, PPK 1.2 juga menyiapkan alokasi tambahan penanganan rigid pavement baru sepanjang 1.400 meter atau 1,4 kilometer.

“Pekerjaan tambahan tersebut direncanakan berada di Kilometer 93+735 hingga Kilometer 95+135 sisi kanan. Penanganan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas jalan nasional sebelum terjadinya lonjakan arus kendaraan pada libur akhir tahun,” jelas Ridwan Umbara saat meninjau area perbaikan di Jalur Pantura Batang-Pekalongan.

Di samping pengecoran rigid pavement, pihak BBPJN juga mematangkan rencana pengerjaan leveling aspal sepanjang 3.898 meter di sejumlah titik jalan yang bergelombang.

Pekerjaan perataan lapisan aspal ini bertujuan untuk memperbaiki tingkat kerataan permukaan jalan sehingga keamanan pengendara terlaksana dengan baik.

Paket Multiyears Mencakup Penanganan 26,71 Kilometer

Ridwan menerangkan bahwa pelaksanaan preservasi jalan nasional di jalur lintas batas wilayah Batang hingga Pemalang terbagi dalam dua paket utama dengan skema kontrak tahun jamak (multiyears contract/MYC) yang berjalan hingga tahun 2027.

Paket pertama adalah Preservasi Jalan Pekalongan-Batang-Plelen yang memiliki total panjang penanganan mencapai 17 kilometer.

Sementara paket kedua meliputi Preservasi Jalan Pemalang-Pekalongan dengan jangkauan penanganan sekitar 9,71 kilometer.

Secara kumulatif, total panjang penanganan jalur nasional dari dua paket pekerjaan infrastruktur tersebut mencapai 26,71 kilometer yang dikerjakan secara bertahap sesuai spesifikasi teknis.

“Percepatan pekerjaan menjadi perhatian prioritas menjelang libur Natal dan Tahun Baru karena volume kendaraan di Jalur Pantura diprediksi naik drastis. Kesiapan kondisi fisik jalan menjadi faktor penentu untuk mendukung kelancaran mobilitas warga,” terangnya.

Pihak BBPJN turut mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati dan mewaspadai titik-titik penyempitan arus lalu lintas akibat aktivitas pengerjaan proyek, salah satunya yang berada di kawasan Jalan Dr. Sutomo, Kabupaten Batang.

Melalui percepatan preservasi ini, kondisi kemantapan jalan nasional di wilayah Batang diharapkan makin tangguh demi menyokong kelancaran distribusi logistik dan pergerakan masyarakat. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *