SDN Keturen 1 Tegal Gelar Ikrar Anti-Bullying & Nobar

oleh -7 Dilihat

SDN Keturen 1 Kota Tegal menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (1/10). Acara yang diikuti oleh seluruh peserta didik beserta tenaga pendidik ini diwarnai dengan kegiatan nonton bareng (nobar) film animasi bernuansa kebangsaan serta pembacaan ikrar anti-bullying secara bersama-sama. Momen bersejarah ini dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Pendidikan Karakter Melalui Tayangan Film Animasi

Pelaksanaan kegiatan nonton bareng film animasi menjadi salah satu metode pendekatan yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral kepada siswa sekolah dasar. Melalui visualisasi yang menarik dan jalan cerita yang mudah dipahami, para siswa diajak untuk menyelami makna gotong royong, toleransi, serta pentingnya menghargai perbedaan antar sesama teman. Penggunaan media kreatif ini terbukti mampu menyerap perhatian anak-anak secara optimal dibanding sekadar penyampaian materi secara ceramah konvensional.

banner 336x280

Dalam sesi pemutaran film tersebut, alur cerita sengaja diarahkan untuk memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Para siswa diajarkan untuk saling menolong, tidak membeda-bedakan latar belakang kawan, serta menyelesaikan perselisihan dengan cara bermusyawarah secara damai. Antusiasme para peserta didik terlihat jelas ketika mereka menyimak setiap adegan dengan penuh perhatian dan memberikan respons positif selama kegiatan berlangsung.

Melalui pendekatan audiovisual ini, guru juga dapat memberikan penjelasan pelengkap usai pemutaran film untuk memperkuat pemahaman siswa. Diskusi interaktif singkat yang digelar setelah tayangan membantu murid merefleksikan sikap mereka sehari-hari. Pihak sekolah berharap bahwa pengalaman belajar visual ini dapat mengendap dalam ingatan para siswa sehingga membentuk perilaku bersahaja dan penuh empati sejak dini.

Penguatan Komitmen Bersama Lewat Ikrar Anti-Bullying

Selain menyaksikan pemutaran film edukatif, agenda penting lainnya dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SDN Keturen 1 adalah pengucapan ikrar anti-bullying. Seluruh siswa dengan penuh semangat mengumandangkan janji untuk tidak melakukan tindakan perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun psikologis di lingkungan sekolah. Langkah tegas ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam memberantas segala bentuk kekerasan anak di dunia pendidikan.

Isu perundungan di lingkungan sekolah belakangan ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Perundungan tidak hanya merusak kesehatan mental dan rasa percaya diri korban, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar secara keseluruhan. Oleh karena itu, penegakan ikrar anti-bullying yang dilakukan serentak di SDN Keturen 1 Kota Tegal ini diharapkan menjadi benteng pencegahan awal agar tidak ada lagi siswa yang merasa terintimidasi atau terasingkan di tempat mereka menuntut ilmu.

Peran aktif tenaga pendidik dan orang tua juga menjadi kunci utama dalam mengawal keberlanjutan dari ikrar ini. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di dalam kelas, tetapi juga sebagai pengawas dan pengayom yang tanggap terhadap dinamika interaksi para murid. Sekolah berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi yang inklusif, sehingga setiap anak yang mengalami atau melihat tindakan perundungan tidak takut untuk melapor dan mendapatkan perlindungan yang layak.

Menginternalisasi Nilai Pancasila dalam Pendidikan Modern

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar mengenang peristiwa sejarah di masa lalu, momen ini menjadi landasan moral untuk memperkokoh ideologi negara di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Bagi dunia pendidikan, khususnya jenjang sekolah dasar, penanaman Pancasila harus terus diaktualisasikan melalui kegiatan konkret yang relevan dengan perkembangan anak-anak zaman sekarang.

Sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), kegiatan di SDN Keturen 1 ini membuktikan pentingnya pengintegrasian pembelajaran karakter ke dalam momen memperingati hari besar nasional. Profil Pelajar Pancasila yang mencakup karakter beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif menjadi pijakan utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

Pemerintah Kota Tegal dan dinas terkait mengapresiasi inovasi kegiatan pembentukan karakter seperti yang diselenggarakan di SDN Keturen 1. Diharapkan langkah ini dapat memicu sekolah-sekolah lain di wilayah Tegal untuk terus berkreasi dalam mengemas kegiatan peringatan hari nasional menjadi ajang pembelajaran moral yang interaktif dan berdampak jangka panjang bagi peserta didik.

Dengan terlaksananya serangkaian kegiatan pemutaran film animasi dan ikrar anti-bullying ini, SDN Keturen 1 Kota Tegal telah menunjukkan langkah nyata dalam membumikan nilai-nilai Kesaktian Pancasila. Generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi adalah buah dari pendidikan karakter yang konsisten dan berkesinambungan sejak sekolah dasar.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *