Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Salatiga, Imron Cahyadi, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari jajaran Redaksi Disway Jateng yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Mohamad Sukron. Pertemuan resmi yang berlangsung hangat di Kantor PDAM Kota Salatiga pada Jumat (25/9/2026) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan media massa guna mendukung kemajuan dan transparansi informasi di Kota Salatiga.
Membangun Kemitraan Strategis Antara BUMD dan Media Massa
Kunjungan jajaran redaksi Disway Jateng ke kantor pusat PDAM Salatiga menyimbolkan keterbukaan lembaga pelayan publik dalam merangkul media profesional sebagai mitra strategis. Dalam era keterbukaan informasi saat ini, sinergi antara BUMD penyedia jasa air bersih dan media cetak maupun digital menjadi instrumen vital untuk memastikan seluruh program kerja, inovasi layanan, hingga informasi gangguan teknis dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan.
Direktur Utama PDAM Salatiga, Imron Cahyadi, mengapresiasi kehadiran pimpinan Disway Jateng dan jajarannya. Kunjungan ini dinilai bukan sekadar agenda silaturahmi rutin, melainkan awal dari ruang diskusi konstruktif untuk menyelaraskan persepsi dalam mengawal pembangunan di daerah. Melalui saluran media yang terpercaya, PDAM Salatiga berharap mampu mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya penghematan air, kelestarian lingkungan di sekitar sumber mata air, serta mekanisme pengaduan pelanggan yang efektif.
Sementara itu, Direktur Utama Disway Jateng, Mohamad Sukron, menegaskan komitmen media yang dipimpinnya untuk selalu menghadirkan pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan solutif bagi publik. Kehadiran Disway Jateng sebagai media regional di Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi dua arah yang mempertemukan aspirasi warga dengan kebijakan serta kinerja instansi penyedia layanan publik seperti PDAM Kota Salatiga.
Tantangan Pelayanan Air Bersih dan Transparansi Informasi
Layanan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar paling krusial bagi masyarakat perkotaan. Sebagai pengelola fasilitas pemenuhan air minum di Salatiga, PDAM dihadapkan pada berbagai tantangan operasional harian. Mulai dari pemeliharaan jaringan pipa distribusi yang kian menua, fluktuasi debit air akibat perubahan cuaca ekstrem, hingga penanganan kebocoran air teknis maupun non-teknis. Dalam konteks ini, keberadaan media sangat dibutuhkan untuk menyebarkan informasi darurat atau perbaikan berkala agar masyarakat dapat mengantisipasinya lebih awal.
Selain menyebarkan informasi teknis, peran media dalam melakukan kontrol sosial yang sehat juga memberikan dampak positif bagi evaluasi internal institusi BUMD. Kritik dan masukan yang disampaikan media secara profesional membantu jajaran manajemen dalam memetakan area pelayanan yang masih membutuhkan perbaikan. Hal ini sejalan dengan komitmen PDAM Kota Salatiga untuk terus bertransformasi menuju BUMD yang modern, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kepuasan pelanggan.
Transformasi digital yang tengah dijalani oleh banyak BUMD di Indonesia, termasuk PDAM Salatiga, juga memerlukan dukungan publikasi yang gencar. Edukasi mengenai penggunaan aplikasi layanan mandiri, pembayaran tagihan air secara dalam jaringan (online), hingga sistem aduan digital perlu disosialisasikan secara masif agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Salatiga.
Sinergi Pentahelix untuk Memajukan Kota Salatiga
Kolaborasi antara PDAM Kota Salatiga dan Disway Jateng memproyeksikan penerapan konsep pembangunan pentahelix, di mana pemerintah, pelaku usaha BUMD, komunitas, akademisi, dan media massa saling berinteraksi secara harmonis. Dalam ekosistem ini, media berlaku sebagai penguat resonansi dari berbagai program positif yang dijalankan oleh pemerintah kota dan perusahaan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat umum.
Salatiga yang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran dan kondusif di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi kota jasa yang modern dan berkelanjutan. Ketersediaan infrastruktur dasar yang andal, khususnya pasokan air bersih yang stabil dan higienis, merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sektor pariwisata, kuliner, serta permukiman warga.
Dengan terjalinnya silaturahmi dan komitmen kerja sama antara jajaran direksi PDAM Salatiga dan pimpinan Disway Jateng, kedua belah pihak optimistis dapat menciptakan iklim komunikasi publik yang semakin sehat. Langkah bersama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengawal pembangunan daerah, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mewujudkan Kota Salatiga yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di Jawa Tengah.






