PERSIMANU II Jepara: 119 Kontingen Ma’arif NU Adu Prestasi

oleh -6 Dilihat

Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Jepara resmi menggelar Perkemahan Prestasi Ma’arif NU (PERSIMANU) II yang bertempat di Lapangan Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara. Kegiatan akbar ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 19 hingga 21 September 2026. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pendidikan Ma’arif NU yang ke-97, sebuah momentum penting bagi jaringan pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Mengukir Prestasi di Bumi Nusantara

Dengan mengusung tema besar “Mengukir Prestasi di Bumi Nusantara untuk Indonesia Maju”, PERSIMANU II tahun ini diikuti oleh sedikitnya 119 kontingen. Para peserta tersebut berasal dari tiga jenjang pendidikan yang berbeda, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas. Kehadiran ratusan pramuka penggalang dan penegak ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU untuk saling berkompetisi secara sehat dan sportif.

banner 336x280

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan diuji melalui berbagai cabang perlombaan dan kegiatan luar ruangan yang dirancang untuk mengasah keterampilan kepramukaan, ketangkasan fisik, serta kecerdasan spiritual dan emosional. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi semata, melainkan juga sebagai sarana silaturahmi akbar antar-gugus depan (gudep) Ma’arif NU di wilayah Jepara dan sekitarnya. Melalui interaksi yang intensif di bumi perkemahan, diharapkan tumbuh rasa persaudaraan yang erat di antara sesama generasi muda NU.

Selain itu, perkemahan ini menjadi media yang sangat efektif untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan yang selaras dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Karakter mandiri, disiplin, gotong royong, dan cinta tanah air yang menjadi pilar gerakan Pramuka dilebur secara harmonis dengan nilai-nilai kesantunan, toleransi, dan moderasi beragama yang selama ini menjadi ciri khas dari lembaga pendidikan Ma’arif NU.

Refleksi Harlah ke-97 LP Ma’arif NU

Penyelenggaraan PERSIMANU II ini juga menjadi momen refleksi yang mendalam seiring dengan usia LP Ma’arif NU yang kini telah menginjak 97 tahun. Sebagai salah satu pilar utama pendidikan Islam di Indonesia, LP Ma’arif NU terus berkomitmen untuk mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Kegiatan luar sekolah seperti Pramuka dinilai menjadi instrumen penting dalam melengkapi kurikulum formal di kelas.

Pemilihan Lapangan Desa Lebak di Kecamatan Pakis Aji sebagai lokasi perkemahan juga dinilai sangat tepat. Kawasan ini menawarkan suasana alam yang asri dan representatif untuk kegiatan kepramukaan skala besar. Dukungan penuh dari pemerintah desa setempat serta masyarakat sekitar turut menyukseskan jalannya acara ini. Interaksi antara peserta perkemahan dengan warga lokal juga diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang positif, sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan budaya yang ada di Kecamatan Pakis Aji.

Sejarah panjang LP Ma’arif NU dalam mengawal pendidikan bangsa menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan kegiatan ini. Melalui PERSIMANU II, organisasi ini ingin membuktikan bahwa sekolah-sekolah Ma’arif mampu bersaing di tingkat nasional, baik dalam bidang sains, olahraga, maupun kepanduan. Semangat juang para pendiri NU di bidang pendidikan terus dihidupkan melalui kreativitas dan prestasi yang ditunjukkan oleh para siswa di bumi perkemahan.

Dampak Positif bagi Siswa dan Lingkungan Sekitar

Bagi para siswa yang menjadi peserta, PERSIMANU II memberikan pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan di dalam ruang kelas biasa. Mereka dituntut untuk belajar mandiri, mulai dari mendirikan tenda, memasak makanan sendiri, hingga mengatur waktu antara jadwal perlombaan dan ibadah. Pengalaman hidup di alam terbuka ini diyakini mampu membentuk mentalitas yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman di masa depan.

Di sisi lain, kehadiran ratusan peserta beserta pembina pendamping dan pengunjung juga membawa berkah tersendiri bagi perekonomian lokal. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Desa Lebak mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. Warung-warung makan, penyedia jasa transportasi, dan pedagang kelontong merasakan dampak ekonomi langsung dari penyelenggaraan acara ini selama tiga hari berturut-turut.

Secara keseluruhan, PERSIMANU II di Jepara ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang berkarakter kuat, berwawasan luas, dan tetap memegang teguh nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan. Keberhasilan acara ini akan menjadi tolok ukur penting bagi pengembangan kegiatan kepramukaan di bawah naungan LP Ma’arif NU pada masa-masa yang akan datang, demi mewujudkan visi besar Indonesia Maju.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *