Bos Pantura Pimpin Kadin Tegal, Fokus Dorong Investasi

oleh -7 Dilihat

Hutri Agus Mardiko resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Tegal untuk masa bakti 2026-2031. Pemilihan tersebut berlangsung secara tertib dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Grand Dian Hotel Slawi pada Rabu (16/9/2026).

Komitmen Memajukan Kawasan Industri dan Investasi Daerah

Kemenangan sosok yang akrab disapa Bos Pantura ini menandai babak baru bagi arah kebijakan dunia usaha di Kabupaten Tegal. Sebagai daerah strategis yang dilintasi jalur utama Pantai Utara (Pantura) Jawa, Kabupaten Tegal memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, terutama di sektor manufaktur, perindustrian logam, hingga pengolahan pangan. Kepemimpinan baru Kadin diharapkan mampu menjembatani kebutuhan para pelaku usaha dengan kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan responsif terhadap perubahan zaman.

banner 336x280

Dalam agenda kepengurusannya untuk lima tahun ke depan, penguatan dan optimalisasi kawasan industri terpadu menjadi salah satu fokus utama. Kabupaten Tegal saat ini terus berbenah untuk menarik minat investor, baik dari skala nasional maupun internasional. Keberadaan kawasan industri yang memadai dipandang sangat penting guna menampung ekspansi sektor manufaktur yang kian berkembang pesat di wilayah Jawa Tengah. Langkah strategis ini diyakini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan asli daerah, tetapi juga mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal secara berkelanjutan.

Hutri Agus Mardiko menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara pengusaha skala besar dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut pandangannya, pertumbuhan arus investasi di daerah tidak boleh berjalan sendiri tanpa melibatkan ekosistem bisnis lokal. Pengusaha daerah harus diposisikan sebagai mitra strategis bagi investor luar yang masuk ke Kabupaten Tegal, sehingga rantai pasok industri dapat bertumbuh bersama dan dampak ekonominya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tantangan Ekonomi dan Pembinaan Sektor UMKM

Selain berfokus pada daya tarik investasi skala besar, Kadin Kabupaten Tegal di bawah kepemimpinan baru juga dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal. Kabupaten Tegal sejak lama dikenal luas sebagai pusat industri manufaktur skala rumahan, khususnya industri pengolahan logam yang telah tersohor. Upaya modernisasi teknologi produksi, kemudahan akses perizinan usaha, serta perluasan akses pasar berbasis digital menjadi agenda mendesak yang perlu dikawal secara konsisten oleh pengurus Kadin yang baru.

Guna menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompetitif, Kadin Tegal berencana menyusun program pelatihan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi informasi, serta fasilitasi sertifikasi produk bagi UMKM. Langkah ini dipandang krusial agar produk-produk unggulan daerah mampu menembus pasar ekspor serta bersaing secara sehat dengan produk luar negeri. Selain itu, Kadin juga berkomitmen untuk mempermudah akses pembiayaan usaha melalui kemitraan yang erat dengan lembaga keuangan dan sektor perbankan.

Di sisi lain, perbaikan infrastruktur penunjang di sepanjang koridor Pantura turut menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Aksesibilitas jalur transportasi dan sistem logistik yang efisien akan sangat membantu menekan biaya operasional perusahaan, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Tegal sebagai salah satu pusat logistik dan industri terdepan di kawasan barat Jawa Tengah.

Sinergi Pemkab Tegal dan Dunia Usaha

Kolaborasi yang erat antara Kadin dan Pemerintah Kabupaten Tegal merupakan kunci utama dalam merealisasikan berbagai target pembangunan ekonomi daerah. Regulasi yang ramah investasi serta kepastian hukum yang jelas sangat dibutuhkan oleh para investor untuk menjamin kelangsungan bisnis jangka panjang. Kadin akan terus bersikap aktif dalam memberikan masukan dan saran kebijakan kepada pemerintah daerah agar setiap regulasi yang diterbitkan selalu sejalan dengan kebutuhan dunia usaha.

Terpilihnya kepengurusan Kadin Kabupaten Tegal periode 2026-2031 ini diharapkan dapat membawa angin segar dan daya dorong baru bagi iklim usaha di wilayah Slawi dan sekitarnya. Dengan integrasi yang baik antara pengembangan kawasan industri, penguatan kapasitas UMKM, serta optimalisasi posisi strategis di jalur Pantura, perekonomian Kabupaten Tegal optimis akan mengalami percepatan pertumbuhan yang signifikan dalam lima tahun mendatang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *