Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Tengah menyuarakan keprihatinan mendalam terkait maraknya praktik judi online, peredaran obat-obatan ilegal, serta aktivitas penambangan galian C tanpa izin yang dinilai semakin meresahkan masyarakat di Jawa Tengah. Keprihatinan tersebut menjadi salah satu fokus utama yang dibahas dalam ajang Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II PW GP Ansor Jawa Tengah yang diselenggarakan di Hotel Sun Q Ta, kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, pada Sabtu hingga Minggu (12-13/9). Dalam forum strategis tersebut, organisasi pemuda ini secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil langkah konkrit dan menindak seluruh pelaku pelanggaran hukum tanpa pandang bulu.
Maraknya Judi Online dan Obat Ilegal Mengancam Generasi Muda
Praktik judi online kini telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kawasan perkotaan hingga pelosok pedesaan di Jawa Tengah. Fenomena kemajuan teknologi digital yang seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan produktif justru kerap disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan sepihak. Dampak buruk dari perjudian berbasis daring ini sangat nyata, yaitu merusak perekonomian keluarga, memicu peningkatan angka kriminalitas, hingga mengganggu kesehatan mental para pelakunya yang mayoritas berada pada usia produktif dan usia remaja.
Di samping ancaman judi online, peredaran obat-obatan keras berpotensi bahaya dan obat ilegal juga menjadi perhatian serius yang disuarakan dalam Muskerwil II GP Ansor Jawa Tengah. Penjualan bebas obat-obatan tanpa resep dokter serta produk farmasi ilegal yang menyasar kalangan anak muda dinilai dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa. Ketergantungan terhadap zat berbahaya ini sering kali menjadi pintu masuk bagi tindak kejahatan jalanan, kenakalan remaja, hingga penurunan kualitas sumber daya manusia di daerah. Oleh karena itu, PW GP Ansor Jawa Tengah menilai bahwa kondisi ini sudah masuk dalam kualifikasi darurat sosial yang membutuhkan penanganan luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan.
Para kader Ansor dan Banser di tingkat basis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan harian warga menyaksikan sendiri betapa besarnya kerugian sosial akibat dua masalah tersebut. Banyak keluarga yang terjerat utang, kehilangan aset berharga, hingga mengalami kehancuran rumah tangga hanya karena salah satu anggotanya kecanduan perjudian daring. Sementara itu, fenomena maraknya penjual obat keras yang beroperasi secara terselubung di toko-toko kelontong tertentu telah memicu keresahan para orang tua yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak mereka.
Dampak Penambangan Galian C Tanpa Izin Terhadap Lingkungan
Isu lain yang tidak kalah krusial dan dibahas secara mendalam dalam ajang musyawarah di Kabupaten Tegal tersebut adalah maraknya aktivitas penambangan galian C ilegal. Eksploitasi sumber daya alam secara tidak teratur tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah telah menyebabkan kerusakan ekosistem yang sangat parah di berbagai titik di Jawa Tengah. Penggalian bukit, bantaran sungai, dan lahan produktif tanpa adanya studi dampak lingkungan serta rencana reklamasi yang jelas telah meningkatkan risiko terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, erosi, hingga banjir bandang pada musim penghujan.
Kerusakan infrastruktur publik juga menjadi konsekuensi tak terhindarkan dari menjamurnya aktivitas galian C tanpa izin tersebut. Lalu lalang kendaraan berat pengangkut muatan material yang melebihi kapasitas tonase secara terus-menerus mengakibatkan jalan-jalan kabupaten dan provinsi mengalami kerusakan parah. Hal ini tidak hanya mengganggu kelancaran mobilitas perekonomian warga lokal, tetapi juga kerap menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa. Di sisi lain, praktik penambangan ilegal ini secara jelas telah merugikan keuangan daerah karena tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah melalui mekanisme pajak resmi.
Ketegangan sosial antara pihak pengelola tambang ilegal dengan masyarakat sekitar kerap kali meletus di berbagai wilayah. Warga kerap merasa dirugikan akibat pencemaran debu, kekeringan sumber air bersih, serta ancaman keselamatan lingkungan pemukiman mereka. Namun, tidak jarang keluhan masyarakat tersebut diabaikan atau dibenturkan dengan kelompok-kelompok tertentu. Situasi inilah yang mendorong GP Ansor Jawa Tengah untuk berdiri tegak bersama warga guna menyuarakan keadilan ekologis dan ketertiban hukum.
Rekomendasi Strategis dan Sinergi Bersama Penegak Hukum
Melalui forum Muskerwil II di Guci Tegal ini, PW GP Ansor Jawa Tengah merumuskan sejumlah langkah strategis dan rekomendasi resmi yang ditujukan kepada pemerintah daerah serta Kepolisian Daerah Jawa Tengah. GP Ansor meminta aparat keamanan untuk meningkatkan patroli siber guna menindak situs-situs perjudian daring serta menangkap para agen dan bandar yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Selain itu, penertiban terhadap toko-toko penyedia obat keras ilegal harus dilakukan secara rutin dan tegas tanpa ada toleransi sedikit pun.
Terkait masalah penambangan ilegal, GP Ansor mendorong instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin usaha pertambangan yang ada serta menutup secara permanen lokasi galian C yang terbukti beroperasi secara tidak sah. Aparat penegak hukum diharapkan tidak ragu untuk memproses secara pidana oknum-oknum yang menjadi pelindung atau pihak di balik berdirinya tambang-tambang ilegal tersebut. Kehadiran negara dalam menegakkan hukum secara adil sangat dinantikan oleh seluruh lapisan warga masyarakat agar kepastian hukum dan ketentraman wilayah dapat terwujud.
Di samping menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum, GP Ansor Jawa Tengah juga menyiagakan seluruh jajaran kadernya dari tingkat wilayah hingga ranting desa untuk aktif melakukan gerakan edukasi dan pencegahan secara mandiri. Melalui jaringan organisasi yang tersebar luas, GP Ansor berkomitmen mengadakan sosialisasi bahaya judi online dan bahaya penyalahgunaan obat ilegal kepada remaja dan pelajar. Kader Ansor juga diinstruksikan untuk berkoordinasi aktif dengan tokoh masyarakat dan aparat kepolisian setempat bilamana menemukan indikasi pelanggaran hukum di lingkungan masing-masing.
Muskerwil II PW GP Ansor Jawa Tengah ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat posisi organisasi sebagai benteng pemuda dan pengawal ketertiban sosial. Penanganan masalah judi online, obat ilegal, dan penambangan galian C tanpa izin memerlukan komitmen jangka panjang serta kolaborasi lintas sektor yang kuat. Dengan tindakan nyata dan sinergi yang mantap antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat sipil, Jawa Tengah diharapkan dapat terbebas dari ancaman kejahatan sosial dan kerusakan lingkungan demi mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.






