Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith

oleh -12 Dilihat

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mendapatkan pengalaman baru yang sangat berkesan ketika terlibat langsung dalam proses syuting serial terbaru berjudul “Alas Roban The Series”. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Batang ini beradu akting dengan aktris papan atas Indonesia, Michelle Ziudith. Proses pengambilan gambar tersebut berlangsung dengan meriah di kawasan Pasar Njarsari, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada hari Kamis baru-baru ini.

Dukungan Nyata untuk Industri Kreatif Lokal

Keterlibatan Bupati M. Faiz Kurniawan dalam serial ini bukan sekadar untuk menyalurkan hobi atau mencari popularitas semata. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap perkembangan industri kreatif dan perfilman di Indonesia, khususnya yang mengangkat kearifan lokal Kabupaten Batang. Dengan ikut serta sebagai salah satu pemeran, Bupati ingin menunjukkan bahwa jajaran pemerintah daerah sangat terbuka dan mendukung penuh para sineas yang ingin mengeksplorasi keindahan serta keunikan wilayah Batang.

banner 336x280

Pasar Njarsari di Desa Plelen dipilih sebagai salah satu latar tempat karena memiliki karakteristik sosial yang kuat dan mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat Batang. Kehadiran Michelle Ziudith, yang dikenal lewat berbagai peran ikoniknya di layar lebar dan sinetron, menambah daya tarik tersendiri bagi proyek ini. Kolaborasi antara pejabat publik dan pekerja seni profesional ini diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus meningkatkan nilai jual dari serial “Alas Roban The Series” di mata penonton nasional.

Selama proses syuting berlangsung, suasana di sekitar Pasar Njarsari tampak sangat ramai. Ratusan warga setempat berkumpul untuk melihat langsung jalannya syuting dan memberikan dukungan kepada Bupati serta seluruh kru yang bertugas. Meskipun harus menjalani beberapa kali pengambilan gambar untuk memastikan kualitas akting yang maksimal, Bupati M. Faiz Kurniawan tampak menikmati setiap prosesnya dengan penuh antusiasme dan profesionalisme.

Mengangkat Citra Positif Alas Roban

Nama “Alas Roban” sudah sangat melegenda di telinga masyarakat Indonesia. Kawasan hutan jati yang membelah jalur Pantura di Kabupaten Batang ini sering kali diidentikkan dengan kisah-kisah mistis, jalanan yang berkelok tajam, serta sejarah masa lalu yang penuh misteri. Melalui kehadiran “Alas Roban The Series”, pemerintah daerah bersama rumah produksi berkomitmen untuk mengemas narasi tersebut menjadi sebuah karya seni yang menarik tanpa mengesampingkan potensi wisata alamnya yang sebenarnya sangat indah.

Upaya mempromosikan daerah melalui media film atau serial dinilai sebagai strategi pemasaran pariwisata yang sangat efektif di era digital saat ini. Banyak daerah di Indonesia yang mengalami lonjakan kunjungan wisatawan setelah wilayah mereka dijadikan lokasi syuting film populer. Dengan visualisasi yang apik, keindahan alam Kecamatan Gringsing dan wilayah Batang lainnya yang muncul dalam serial ini diharapkan dapat memikat hati penonton untuk datang dan berkunjung secara langsung.

Selain keindahan alam, serial ini juga diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner khas, serta keramahan masyarakat Batang kepada khalayak luas. Pemerintah Kabupaten Batang optimis bahwa promosi kreatif seperti ini akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi citra daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Dampak Positif Terhadap Perekonomian Masyarakat

Selain sektor pariwisata, kehadiran produksi film berskala nasional di Kabupaten Batang juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Selama proses syuting berlangsung, banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Pasar Njarsari yang mengalami peningkatan omzet penjualan. Kebutuhan logistik untuk kru film yang jumlahnya tidak sedikit, mulai dari makanan, minuman, hingga akomodasi, semuanya memanfaatkan potensi lokal yang ada di Desa Plelen dan sekitarnya.

Tidak hanya itu, keterlibatan warga lokal sebagai pemeran figuran atau kru pembantu juga memberikan peluang kerja musiman yang cukup membantu perekonomian warga. Hal ini membuktikan bahwa industri kreatif memiliki efek domino yang sangat besar dalam menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa.

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, dan masyarakat, proyek “Alas Roban The Series” diharapkan dapat berjalan dengan lancar hingga tahap penayangan nanti. Keberhasilan serial ini nantinya akan menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Batang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan industri kreatif baru di Jawa Tengah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *