Lahan Kosong Terbakar, RS Hawari Essa Tegal Nyaris Dilalap Api

oleh -10 Dilihat

Peristiwa kebakaran melanda sebuah lahan kosong yang terletak di sebelah selatan Rumah Sakit (RS) Hawari Essa, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, pada Rabu (23/9/2026) sore. Kobaran api yang membesar dengan cepat sempat memicu kepanikan luar biasa karena posisinya yang sangat dekat dengan fasilitas kesehatan tersebut. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal segera dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah sebelum merambat ke bangunan utama rumah sakit.

Kronologi dan Perjuangan Petugas Damkar

Kebakaran dilaporkan terjadi pada saat kondisi cuaca sedang kering dan angin bertiup cukup kencang, yang membuat api dengan cepat merambat ke seluruh area lahan kosong. Lahan yang dipenuhi oleh semak belukar dan rumput kering tersebut menjadi bahan bakar yang sangat mudah tersulut. Asap hitam pekat membubung tinggi, menyelimuti kawasan sekitar dan mulai mengarah ke area perawatan pasien di RS Hawari Essa, menciptakan situasi yang sangat menegangkan.

banner 336x280

Menerima laporan darurat dari pihak rumah sakit dan warga sekitar, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal langsung meluncurkan armada tempurnya ke lokasi kejadian. Petugas Damkar harus berjibaku melawan arah angin yang tidak menentu dan panasnya kobaran api untuk melokalisasi area yang terbakar. Fokus utama petugas adalah menyemprotkan air di titik-titik perbatasan antara lahan kosong dan dinding luar rumah sakit guna memastikan api tidak menjilat struktur bangunan utama.

Kerja keras petugas yang berlangsung selama beberapa jam akhirnya membuahkan hasil yang melegakan. Dengan koordinasi yang taktis dan cepat, api berhasil dipadamkan sebelum menyentuh fasilitas vital rumah sakit. Meskipun demikian, proses pendinginan tetap dilakukan secara menyeluruh oleh petugas untuk mengantisipasi adanya bara api tersembunyi di bawah tumpukan abu yang berpotensi menyala kembali akibat tiupan angin malam.

Dampak Terhadap Operasional Rumah Sakit

Meskipun api tidak sampai membakar bangunan fisik RS Hawari Essa, insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan manajemen, staf medis, dan keluarga pasien yang sedang dirawat. Asap tebal yang dihasilkan oleh kebakaran lahan kosong tersebut sempat masuk ke beberapa koridor rumah sakit, sehingga memaksa petugas medis untuk memperketat pengawasan terhadap pasien, terutama mereka yang memiliki gangguan pernapasan akut.

Pihak rumah sakit segera melakukan langkah-langkah antisipatif dengan menutup rapat seluruh jendela dan mengoptimalkan sistem penyaring udara di dalam ruangan. Beberapa pasien yang berada di bangsal terdekat dengan titik api sempat dipersiapkan untuk dievakuasi ke area yang lebih aman di dalam kompleks rumah sakit. Beruntung, berkat kesigapan petugas Damkar, proses evakuasi skala besar tidak perlu dilakukan karena situasi dapat segera dikendalikan dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa.

Bahaya Kebakaran Lahan di Musim Kemarau

Peristiwa yang nyaris melalap RS Hawari Essa ini menjadi peringatan keras mengenai tingginya risiko kebakaran lahan kosong, terutama pada musim kemarau yang panjang. Cuaca panas yang ekstrem dikombinasikan dengan kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan, sering kali menjadi pemicu utama bencana serupa di berbagai wilayah Kabupaten Tegal. Petugas pemadam kebakaran sering kali menghadapi kendala di lapangan, mulai dari sulitnya akses sumber air hingga peralatan yang harus dibagi untuk menangani beberapa titik kebakaran sekaligus dalam satu hari.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dan pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan di dekat area pemukiman atau fasilitas umum. Lahan kosong yang tidak terawat dan dipenuhi rumput kering harus dibersihkan secara berkala oleh pemiliknya sebagai langkah pencegahan dini. Selain itu, setiap instansi, khususnya fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, diharapkan memiliki sistem proteksi kebakaran internal yang andal, seperti ketersediaan alat pemadam api ringan yang memadai, hidran yang berfungsi dengan baik, serta jalur evakuasi yang jelas untuk menghadapi situasi darurat demi keselamatan bersama.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *