Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyita perhatian publik saat melakukan peninjauan ke area bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan di kawasan eks E Plaza Simpanglima, Semarang. Kegiatan bazar tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Lapangan Simpanglima Semarang pada Sabtu (12/9/2026). Di tengah agenda peninjauannya, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini secara spontan mampir ke salah satu stan pelayanan untuk memotong rambutnya.
Kejutan Manis untuk Tukang Cukur Stand Baznas
Kehadiran orang nomor dua di Jawa Tengah tersebut di stan milik Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menjadi kejutan besar yang sama sekali tidak disangka oleh pengelola tempat maupun para pengunjung. Di stan pelayanan tersebut, Baznas Jateng menyediakan fasilitas cukur rambut gratis bagi masyarakat umum. Abdul Basir, seorang juru pangkas rambut yang bertugas hari itu, mengaku sangat terkejut sekaligus bangga ketika seorang pejabat daerah secara langsung bersedia memotong rambut di tempatnya.
Momen penuh kehangatan dan keakraban tersebut berlangsung di tengah keramaian arena pameran. Abdul Basir dengan cermat dan cekatan merapikan rambut sang Wakil Gubernur di hadapan para pengunjung dan jajaran pejabat yang mendampingi kunjungan kerja tersebut. Aksi tidak terduga dari Gus Yasin ini langsung mengundang senyum serta apresiasi dari warga yang sedang memadati area Simpanglima Semarang. Kehadiran pimpinan daerah yang mau membaur di fasilitas rakyat kecil memberikan dampak positif dan dorongan moral bagi para pekerja serta pelaku usaha mikro yang terlibat.
Keberadaan layanan cukur rambut gratis ini merupakan salah satu bentuk nyata dari program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan yang digagas oleh Baznas Jawa Tengah. Melalui berbagai program pendampingan, Baznas berkomitmen untuk terus membina masyarakat agar memiliki keterampilan praktis yang bernilai ekonomi tinggi, seperti profesi tukang cukur, pangkas rambut profesional, hingga bidang keterampilan usaha lainnya.
Mendorong Penguatan Ekonomi Rakyat Lewat Bazar UMKM
Penyelenggaraan bazar UMKM yang menyertai kegiatan keagamaan seperti MTQ XXXI 2026 memiliki peran yang sangat strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Kawasan Simpanglima Semarang yang menjadi titik pusat kegiatan kemasyarakatan dinilai sangat efektif untuk mengenalkan beragam produk lokal Jawa Tengah kepada khalayak yang lebih luas. Berbagai produk unggulan mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, busana muslim, hingga layanan jasa kreatif turut dipamerkan dalam ajang tersebut.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong agar acara berskala besar tidak hanya sukses dari segi agenda utama, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat. Kehadiran pengunjung, peserta, dan petugas dari berbagai wilayah selama perhelatan MTQ menjadi peluang pasar yang sangat potensial bagi para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan penjualan serta memperluas jaringan pemasaran produk mereka.
Integrasi antara kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan penguatan ekonomi kerakyatan seperti ini terbukti mampu menciptakan dampak kesejahteraan yang nyata. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah selama ini telah menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah serta menyerap banyak tenaga kerja lokal.
Sinergi Baznas dan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan
Langkah Baznas Jawa Tengah yang memadukan dana zakat, infak, dan sedekah dengan program pelatihan kewirausahaan konkret mendapatkan apresiasi luas dari berbagai pihak. Program pendayagunaan zakat produktif yang difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai jauh lebih efektif dalam membantu kemandirian ekonomi masyarakat dibandingkan sekadar bantuan jangka pendek.
Dukungan nyata yang ditunjukkan oleh Wagub Taj Yasin dengan bersedia memanfaatkan fasilitas pelayanan dari Baznas menjadi bentuk validasi atas kualitas program pemberdayaan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa hasil pelatihan keterampilan yang diberikan oleh lembaga pengelola zakat memiliki standar kualitas yang baik dan mampu memberikan manfaat langsung di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menjalin sinergi yang erat dengan Baznas serta berbagai lembaga terkait guna memperluas jangkauan program-program pemberdayaan ekonomi. Melalui kemitraan yang solid antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan komunitas pelaku usaha, diharapkan tingkat kemandirian ekonomi masyarakat di seluruh Jawa Tengah dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Rangkaian peresmian bazar UMKM MTQ XXXI 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi para pelaku usaha kecil untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk maupun layanan mereka. Momen spontan Wakil Gubernur yang memanfaatkan layanan cukur rambut gratis di arena bazar menjadi salah satu catatan menarik yang menandai kehangatan pelaksanaan ajang keagamaan dan ekonomi tersebut di Kota Semarang.






