Tekan Kelainan Darah Genetik, Dinkes Batang Gencarkan Screening Thalassemia Pranikah di 21 Puskesmas

oleh -6 Dilihat

ASLIBATANG.COM, BATANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang bergandengan tangan dengan Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang bergerak cepat menekan angka penderita kelainan darah genetik di wilayahnya.

Langkah nyata ini diwujudkan lewat pengintegrasian layanan screening thalassemia ke dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diselenggarakan secara serentak di 21 Puskesmas se-Kabupaten Batang.

banner 336x280

Fokus utama program inovatif ini adalah mendeteksi secara dini keberadaan pembawa sifat (carrier) thalassemia yang sering kali hidup tanpa menunjukkan gejala medis apa pun.

Ancaman Bahaya Carrier Thalassemia Tanpa Gejala

Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah genetik yang diturunkan dari orang tua kepada anak akibat ketidakmampuan tubuh memproduksi hemoglobin secara normal.

Kondisi ini memicu anemia kronis sehingga penderita memerlukan perawatan medis serta transfusi darah rutin sepanjang hidupnya.

Hal yang menjadi perhatian serius adalah kelompok pembawa sifat (carrier). Individu yang tergolong carrier umumnya hidup tampak sehat dan beraktivitas normal tanpa keluhan fisik.

Namun, bahaya nyata mengintai jika dua orang yang sama-sama pembawa sifat (carrier) saling menikah. Sesuai hukum genetika, pasangan sesama carrier memiliki risiko 25 persen pada setiap kehamilan untuk melahirkan anak dengan thalassemia mayor.

Oleh karena itu, deteksi dini sebelum melangkah ke jenjang pernikahan menjadi kunci utama memutus mata rantai penyakit genetik ini.

Layanan Gratis di 21 Puskesmas untuk Calon Pengantin

Pemerintah Kabupaten Batang memfasilitasi pemeriksaan awal laboratorium ini secara gratis melalui jaringan 21 Puskesmas di seluruh kecamatan. Pasangan calon pengantin (catin) menjadi salah satu sasaran prioritas program ini.

Prosedur screening diawali dengan tes darah sederhana untuk memeriksa kadar hemoglobin (Hb) serta indeks sel darah merah.

Jika ditemukan indikasi sel darah merah berukuran lebih kecil dari normal, calon pengantin akan dirujuk untuk menjalani pemeriksaan konfirmasi lanjutan seperti analisis Hb.

Sinergi Bersama POPTI Targetkan Zero Birth Thalassemia Mayor

Keterlibatan POPTI Cabang Batang memperkuat sosialisasi guna mengikis stigma negatif di masyarakat. Menjadi seorang pembawa sifat bukanlah penyakit menular, melainkan informasi genetik penting yang perlu dikelola secara bijak saat memilih pasangan hidup.

Melalui sinergi ini, Dinkes Batang dan POPTI menaruh harapan besar agar angka kelahiran bayi dengan thalassemia mayor di Kabupaten Batang dapat ditekan hingga nol persen di masa mendatang.

Masyarakat, khususnya para remaja dan pasangan calon pengantin di Batang, diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas screening gratis ini di Puskesmas terdekat demi mewujudkan generasi penerus yang sehat. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *