ASLIBATANG.COM, BATANG – Antusiasme generasi muda di Kabupaten Batang untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal menunjukkan tren yang sangat positif.
Hal ini terbukti dari membeludaknya jumlah pendaftar dalam ajang Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang 2026.
Berdasarkan data resmi panitia penyelenggara, sebanyak 102 pemuda lokal resmi mendaftarkan diri untuk bertarung dalam ajang bergengsi tersebut.
Komposisi peserta tahun ini tercatat didominasi oleh pendaftar perempuan. Dari total 102 peserta, sebanyak 70 orang peserta perempuan bersaing memperebutkan gelar Mbak Batang, sementara 32 orang peserta laki-laki memperebutkan gelar Mas Batang.
Bukan Sekadar Paras, Siap Jadi Ujung Tombak Promosi Digital
Pemerintah Kabupaten Batang menekankan bahwa ajang Pemilihan Duta Wisata bukan sekadar parade penampilan fisik atau ajang unjuk bakat semata. Lebih dari itu, event ini merupakan wadah kaderisasi pemuda-pemudi terbaik daerah.
Para finalis dipersiapkan untuk menjadi juru bicara dan ujung tombak dalam mempromosikan destinasi wisata, kekayaan seni budaya, hingga produk-produk UMKM unggulan Batang.
Di era serba digital, para Duta Wisata dituntut mampu menguasai teknologi informasi serta mahir mengemas konten media sosial secara kreatif untuk menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara.
Apalagi, Kabupaten Batang memiliki keanekaragaman potensi wisata yang melimpah, mulai dari pesona pantai di sepanjang jalur pantura hingga kesejukan wisata pegunungan.
Uji Karakter dan Hospitality Jadi Penilai Utama
Dalam proses seleksi ketat ini, dewan juri memberikan perhatian khusus pada aspek kepribadian, terutama nilai keramahan (hospitality).
Seorang duta wisata tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga wajib memiliki kecerdasan emosional, tutur kata yang sopan, serta kehangatan dalam menyambut setiap wisatawan.
Untuk menyaring kandidat terbaik, seluruh peserta akan melewati berbagai tahapan krusial, mulai dari tes tertulis, wawancara mendalam, unjuk bakat, hingga masa karantina.
Aktor Utama Pembangunan Daerah
Tingginya keterlibatan 102 pemuda Batang ini menjadi sinyal positif bahwa generasi muda kini mengambil peran aktif sebagai aktor pembangunan daerah, bukan sekadar penonton.
Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar dari ajang ini lahir sosok-sosok inspiratif yang mampu mengedukasi masyarakat lokal agar makin sadar wisata, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengharumkan nama Kabupaten Batang di tingkat provinsi hingga internasional. (*)










