ASLIBATANG.COM, BATANG – Kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan bertonase besar kembali terjadi di jalur utama Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Satu unit truk tronton yang mengangkut ratusan potong kayu dilaporkan terguling hingga seluruh muatannya tumpah dan meluncur ke dalam jurang di sisi jalan.
Insiden tersebut terjadi saat pengemudi truk berusaha melakukan manuver berpindah lajur di lintasan jalan yang miring dan berbelok.
Meskipun bodi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah serta muatan kayu berserakan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengemudi dan kernet truk berhasil selamat tanpa luka berat.
Gagal Pindah Lajur di Jalan Miring
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika truk tronton melaju dengan membawa muatan kayu berbobot berat.
Saat melintas di titik jalan yang memiliki kontur miring dan menikung, pengemudi berniat menggeser lajur kendaraan untuk menyesuaikan dengan arus lalu lintas.
Namun, perbedaan ketinggian antarlajur serta kemiringan badan jalan membuat keseimbangan armada berbadan lebar tersebut terganggu.
Beban muatan kayu di bagian belakang mendadak bergeser ke satu sisi, yang memicu perpindahan titik berat kendaraan secara drastis. Pengemudi yang kehilangan kendali tak mampu menahan guncangan hingga truk akhirnya oleng dan ambruk.
Benturan keras membuat ikatan tali penahan kayu terputus, sehingga ratusan potong kayu berukuran besar meluncur deras masuk ke dalam jurang di tepi jalan Pantura.
Proses Evakuasi Butuh Alat Berat
Peristiwa ini sempat menyita perhatian para pengguna jalan dan memicu perlambatan arus kendaraan dari kedua arah.
Petugas Satlantas Polres Batang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memasang tanda peringatan.
Proses evakuasi truk tronton beserta muatan kayu membutuhkan waktu dan penanganan khusus. Pihak berwenang mendatangkan armada mobil derek berkapasitas besar serta alat berat untuk mengangkat bodi kendaraan dari tepi jalan.
Sistem buka-tutup arus lalu lintas sempat diberlakukan secara bergiliran untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang di jalur antarprovinsi tersebut.
Sopir Imbau Ekstra Waspada di Jalur Rawan
Jalur Pantura Batang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat. Kontur jalan yang bervariasi—mulai dari tanjakan, turunan, hingga tikungan miring—menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengemudi.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya para sopir armada angkutan barang, untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan memastikan sistem pengikatan muatan benar-benar aman sesuai standar.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Batang untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara proses evakuasi bangkai truk dan kayu terus diselesaikan. (*)










