ASLIBATANG.COM, BATANG – Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa unik dan berbeda di Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Depok resmi menggelar agenda wisata petik melon bernuansa kemerdekaan di Greenside Farm Desa Depok, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ini digelar sekaligus sebagai wahana mempromosikan Greenside Farm sebagai salah satu destinasi wisata edukasi dan agrowisata unggulan milik Desa Depok.
Panen Lebih Awal dari Jadwal
Kepala Desa Depok, Kaminoto, mengungkapkan bahwa agenda panen melon sejatinya ditargetkan bertepatan dengan detik-detik Proklamasi 17 Agustus. Namun, karena faktor cuaca dan pertumbuhan yang optimal, buah melon matang lebih cepat dari perkiraan awal.
“Sebetulnya panen melon di Desa Depok inginnya pas tanggal 17 Agustus, cuma ternyata panennya lebih awal dari perkiraan,” ujar Kaminoto saat ditemui di lokasi agrowisata Greenside Farm, Minggu (9/8/2026).
Pada panen kali ini, terdapat sekitar 700 buah melon premium yang dinilai sudah mencapai ukuran dan tingkat kematangan sempurna untuk dipetik langsung oleh pengunjung.
“Meski demikian, tidak seluruh buah dapat dipanen bersamaan. Sebagian melon masih membutuhkan waktu beberapa hari agar matang secara optimal,” lanjutnya.
Ada 3 Varietas Premium, Tembus Potensi Omzet Rp21 Juta
Kaminoto menerangkan, terdapat tiga varietas melon kualitas unggulan yang ditanam di Greenside Farm, yakni jenis Secitro (Secatro), Petra Vani, dan Sweet Hamami.
Buah melon kualitas super yang siap dipetik ini dibanderol dengan harga Rp30 ribu per kilogram.
“Jika seluruh buah yang siap panen hari ini terjual, nilai penjualannya diperkirakan mencapai sekitar Rp21 juta,” ungkap Kaminoto.
Pihaknya berharap, keberhasilan tata kelola agrowisata ini dapat terus dikembangkan agar mampu menyokong perekonomian desa secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan ke depan panenan buah melonnya bisa lebih bagus lagi karena sekarang sudah menjadi destinasi wisata unggulan Desa Depok,” tambahnya.
Jadi Buruan Pemburu Konten Media Sosial
Konsep wisata petik melon ini langsung diserbu warga. Pengunjung tidak hanya disuguhkan pengalaman membeli buah segar, tetapi juga kepuasan memetik langsung buah pilihan mereka dari pohonnya.
Salah seorang pengunjung setia, Andin, mengaku tidak pernah absen setiap kali Greenside Farm membuka musim panen.
“Saya memang sudah langganan di sini. Setiap ada panen, langsung hari pertama harus datang,” tutur Andin gembira.
Menurut Andin, berburu melon di hari pertama panen memberi keuntungan tersendiri karena stok buah berukuran jumbo masih melimpah. Selain itu, estetika area perkebunan green house juga menjadi spot favorit untuk berswafoto.
“Selain untuk konsumsi, suasana kebun juga jadi daya tarik tersendiri untuk bikin konten media sosial. Melon di sini karakternya unik, warna daging buahnya ada yang oranye dan putih, serta rasanya manis sekali,” ceritanya.
Inovasi BUMDes Depok ini menjadi bukti nyata suksesnya pemaduan sektor pertanian dan pariwisata (agrowisata) di Kabupaten Batang. Selain memanjakan wisatawan, program ini terbukti efektif memotong rantai distribusi pemasaran hasil tani warga. (*)










